24/09/2026
Seorang ibu melahirkan saat berada di KRL rute Rangkasbitung–Tanah Abang, Kamis (24/9). Saat mengalami kontraksi dan merasa akan melahirkan, petugas KAI langsung berkoordinasi dengan masinis dan petugas Stasiun Rawabuntu.
KRL kemudian dihentikan sementara di Stasiun Rawabuntu. Dengan bantuan penumpang lain dan petugas kesehatan stasiun, proses persalinan dilakukan hingga bayi lahir dengan selamat. Ibu dan bayi kemudian dibawa ke Puskesmas Rawabuntu untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Tapi kalau dilihat dari sisi kesehatan, sebenarnya apa yang bisa membantu proses persalinan berjalan dengan baik?
Setiap persalinan berbeda. Namun, ketika kondisi ibu dan bayi baik serta proses persalinan dipantau dengan tepat, beberapa hal seperti dukungan orang di sekitar, komunikasi dengan tenaga kesehatan, teknik pernapasan dan relaksasi, serta perubahan posisi sesuai kondisi ibu dapat membantu ibu menghadapi proses persalinan.
ACOG juga mencatat bahwa dukungan terus-menerus selama persalinan berkaitan dengan peluang persalinan vaginal spontan yang lebih tinggi dan pengalaman melahirkan yang lebih positif.
Jadi, kelahiran di KRL ini bukan berarti persalinan bisa dianggap mudah atau bisa dilakukan tanpa bantuan medis. Justru kejadian ini menunjukkan pentingnya tetap tenang, segera meminta bantuan, dan memastikan ibu serta bayi mendapat penanganan tenaga kesehatan ketika persalinan terjadi di luar fasilitas medis.
Selamat untuk ibu dan bayinya. Semoga selalu sehat.
____
Share ke calon ibu atau keluarga yang sedang mempersiapkan persalinan.
follow Zona Sehat Today
Cr: threads imankaka
Sumber: KAI Commuter, WHO, ACOG